Mazhab Fikih dalam Islam

Mazhab Fikih dalam Islam - Kali ini Sejukkan Iman akan sedikit membahas tentang beberapa Mazhab Fikih dalam Islam yang ada sampai saat ini.Untuk diketahui bahwa Mazhab Fikih adalah aliran pemikiran tentang hukum Islam yang penetapannya merujuk pada Al Qur`an dan Sunah Nabi Muhammad SAW.

Beberapa Mazhab Fikih dalam Islam mendapat perhatian dan pngikut yang sangat besar seperti Mazhab Hanafi,Mazhab Maliki,Mazhab Syafi`i,Mazhab Hambali,Mazhab Ja`fari dan Mazhab Zahri.Agar lebih menambah wawasan kita berikut ini telah disusun secara tabel tentang Mazhab Fikih dalam Islam yang bisa disimak secara bersama.

Mazhab Fikih dalam Islam

MAZHABPENDIRIPEMIKIRANPENYEBARAN
Mazhab HANAFIAbu Hanifah an-Nu'man bin Sabit bin Zauta at-Taimi al-Kufi.
(Kufah, 80 H/699 M-150 H/797 M)
Corak pemikiran hukum :
rasional
Dasar pemikiran hukum :
1. Al-Qur'an
2. Sunah
3. Pendapat sahabat
4. Kias
5. Istihsan
6. Ijmak
7. 'Urf
- Afghanistan
- Cina
- India
- Irak
- Libanon
- Mesir
- Pakistan
- Rusia
- Suriah
- Tunisia
- Turkestan
- Turki
- Wilayah Balkan
Mazhab MALIKIMalik bin Anas bin Malik bin Abi Amir al-Asbahi, terkenal dengan sebutan Imam Dar al-Hijrah.
(Madinah, 93 H/712 M- 179 H/798 M)
Corak pemikiran hukum :
dipengaruhi sunah yang cenderung tekstual
Dasar pemikiran hukum :
1. Al-Qur'an
2. Sunah
3. Ijmak sahabat
4. Kias
5. Maslahah mursalah
6. 'Amal ahl al-Madinah
7. Pendapat sahabat
- Kuwait
- Spanyol
- Arab Saudi, khususnya Mekah
- Wilayah Afrika, khususnya Mesir, Tunisia, Aljazair dan Maroko
Mazhab SYAFI'IAbu Abdullah Muhammad bin Idris bin As bin Usman bin Syafi asy-Syafi'I al Muthalibi.
(Gaza, Palestina, 150 H/767 M-Cairo, Mesir, 204 H/20 Januari 820 M)
Corak pemikiran hukum :
antara tradisional dan rasional
Dasar pemikiran hukum :
1. Al-Qur'an
2. Sunah
3. Ijmak
4. Kias
- Bahrein
- India
- Indonesia
- Kazakhstan
- Malaysia
- Suriah
- Turkmenistan
- Yaman
- Arab Saudi khususnya Madinah
- Wilayah Arab Selatan
- Wilayah Afrika Timur
- Wilayah Asia Timur
- Wilayah Asia Tengah
Mazhab HAMBALIAhmad bin Hanbal bin Hilal bin Asad asy-Syaibani al-Marwazi.
(Baghdad, Rabiulakhir 164 H/780 M- Rabiulawal 241 H/855 M)
Corak pemikiran hukum :
Tradisional (fundamental)
Dasar pemikiran hukum :
1. Al-Qur'an secara zahir dan sunah
2. Fatwa sahabat
3. Jika ada perbedaan fatwa sahabat, digunakan yang lebih dekat dengan Al-Quran
4. Hadis mursal dan daif
5. Kias
- Arab Saudi (mayoritas)
Mazhab JA'FARIMuhammad Abu Ja'far bin Muhammad bin Ali Zainal Abidin bin Husein bin Ali bin Abi Thalib as-Sadiq.
(Madinah, 80 H/699 M- Madinah, 25 Syawal 148/765 M)
Corak pemikiran hukum :
Tradisional dan rasional
Dasar pemikiran hukum :
1. Al-Qur'an
2. Sunah
3. Ijmak
4. Akal
- Irak
- Iran
- India
- Pakistan
- Nigeria
- Somalia
Mazhab ZAHRIDawud bin Khalaf al-Isfahani.
(Kufah, 200 H/815 M- Baghdad, 270 H/883 M)
Corak pemikiran hukum :
Tradisional (fundamental)
Dasar pemikiran hukum :
1. Al-Qur'an
2. Sunah
- Irak (mayoritas)
- Andalusia
Semoga informasi mengenai Mazhab Fikih dalam Islam yang baru saja kita sampaikan diatas bisa bermanfaat dan tentunya masih ada banyak hal yang tak kalah menarik dalam sajian kami yang bisa anda simak disini.

Back To Top